Twenties Girl / Gadis Charleston (Sophie Kinsella)


Sophie Kinsella (2009)
GPU, Juni 2010
Fiksi Chicklit
978-979-22-5872-1
Bazaar Gramedia – Rp36,000

Saya tidak terlalu familiar dengan novel-novel Ms Kinsella, selain yang saya tonton di sebuah film dan “I’ve Got Your Number” yang saya beli beberapa bulan silam. Namun ada kesamaan mendasar dari setiap tokoh utamanya, perempuan muda hopeless, sedikit bermasalah, yang pada akhirnya bisa outgrown their problems dan keluar sebagai pemenang. So chicklit! :)

Saya suka ramuan kisah yang dipakai Ms Kinsella di dalam novel Twenties Girl: hantu, sejarah seni dan cerita kriminal. Lara Lington dalam keadaan terpuruk secara karir dan asmara ketika Great-aunt Sadie meninggal di usia 105. Tidak ada yang mengenal secara dekat dengan nenek-bibinya itu, karena sejak 20 tahun terakhir beliau tinggal di panti jompo. Upacara pemakamannya sudah hampir selesai ketika “hantu” Sadie menampakan diri dan berteriak-teriak mencari kalung yang hilang. Hanya Lara yang bisa merasakan, melihat dan mendengar suara Sadie.

Tokoh Sadie digambarkan sangat sanguin. Bersemangat, mencintai hidup, dan sedikit nekat. Berbeda sekali dengan cucunya, Lara, yang melankolis. Sadie dengan segala caranya yang seringkali manipulatif meminta Lara untuk membantunya mencari kalung yang hilang. Meskipun menyebalkan, bagi saya tokoh Sadie lebih menarik dan merupakan kekuatan cerita ini. Lara dan kehidupannya hanya bumbu penyedap. Kalung yang dicari bukan sekadar kalung berliontin capung. Kalung tersebut menguak banyak kisah lama, kisah cinta abadi yang tidak kesampaian, begitu juga kisah penipuan.

Novel ini lumayan tebal. Untuk bisa menikmatinya, saya berharap pembaca lain mau sedikit repot untuk paling tidak sampai ke Bab 4. Ketiga bab awal sedikit membosankan, dan bisa jadi malah memadamkan minat membaca. Kalau mau sedikit nekat, lompati saja ketiga bab itu, dan kembali lagi ketika ceritanya sudah lebih berwarna dan seru. Saya suka sampul terbitan Gramedia yang saya miliki, glamour dan feminin. Cocok sekali sebagai penggambaran (hantu) Sadie.

PS: For the real “Ed” out there, please stand up! Ouch. Ouch. Ouch.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s