Rispondimi / Jawablah Aku [Susanna Tamaro]


Susanna Tamaro (2005)
Gramedia
Agustus 2005
Novel Dewasa
979-22-1521-2
Gramedia GI – IDR35,000

Setelah berkutat dengan bacaan remaja dan komik, membaca Rispondimi seperti berpindah dunia ke sesuatu yang lebih nyata dan pahit. Tema utama novel ini adalah cinta, bukan tipe yang berbunga-bunga dan mendebarkan hati melainkan cinta yang getir, menyakitkan hati dan membebani. Ada pahit dan kesedihan yang mendalam di setiap cerita pendeknya.

In Rispondimi, Susanna Tamaro has written three beautiful, thematically related novellas set in contemporary Italy. They portray lives shaped by the tyranny of family, the unpredictable consequences of love, and the fragile hope of redemption: a young woman, trapped by circumstance, teeters on the brink of an abyss; a middle-aged widow, consumed by her hatred of her dead husband, glimpses a possibility of salvation; a guilty father seeks renewal in his daughter’s forgiveness.http://www.fantasticfiction.co.uk/t/susanna-tamaro/rispondimi.htm

Jawablah Aku” bercerita tentang Rosa yang sebatang kara karena ditinggal mati ibunya. Setelah beberapa waktu tinggal di asrama, ia dibawa untuk tinggal bersama paman dan bibinya, orang-orang yang tidak paham tentang cinta karena hidup mereka yang monoton. Setiap kali Rosa bertanya apakah cinta itu?, jawaban yang ia dapat selalu berbeda-beda dan tidak satupun yang bisa menjawab kekosongan hatinya. Pencarian Rosa berujung di rumah Giulia yang baik dan penuh kasih. Meskipun kenaifan dan kehausan Rosa akan rasa cinta membuatnya tergelincir, tapi toh cinta itu akhirnya tumbuh dalam dirinya.

Neraka itu Tidak Ada” membuatku menangis karena kisahnya yang getir disisipi cinta yang tulus. Tokoh aku hidup dengan pupuk kebencian yang ditabur mendiang suaminya semasa ia hidup. Meskipun awal kisah cinta mereka manis, hari pertama bulan madunya berkata lain. Ia dihadapkan pada laki-laki kejam, penuh kebencian, yang memahami cinta hanya satu arah yaitu kearahnya sendiri. Tokoh aku berusaha menjadi istri yang baik meskipun terkesan ‘bodoh’ karena terlalu nrimo dengan perlakuan-perlakuan kasar suaminya. Anak lelaki mereka, Michele, dengan ketulusan hatinya yang tidak bersyarat menjadi tumpuan kebencian dan dengki ayahnya yang membabi buta.

Kisah “Hutan yang Terbakar” menjadi alegori kisah hidup Saverio. Saverio seorang suami, ayah dan juga peneliti hutan. Cintanya yang mendalam kepada Giulia, istrinya, tanpa sadar telah membuatnya menjadi tertekan. Cinta yang mengekang, yang tidak bisa menerima perubahan. Ia jatuh cinta pada Giulia yang bergantung padanya, pada Giulia yang tidak berdaya. Ketika Giulia mulai berubah mencari kuat, ceria dan lebih “hidup”, Saverio gelap mata dipenuhi racun cemburu yang memenuhi hatinya. Ia membunuh Giulia.

“Orang yang mencintai menanggung resiko lebih besar, dan sering harus membayar harga yang lebih tinggi…”

Ketiga kisah dalam Rispondimi membawa pembaca kepada rupa-rupa cinta yang berbeda. Kisah pertama lahir dari haus akan cinta, kisah kedua adalah cinta yang mengalah dan kalah, kisah ketiga tentang cinta yang menutup mata hati dan mengekang.nya Ketiganya masih merupakan cinta yang sama yang kita kenal, hanya saja rupa mereka datang dari hari-hari yang berbeda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s