Indian Myths & Legends [K. E. Sullivan]


Image Hosted by ImageShack.us

Penulis/Author: K. E. Sullivan (1998)
Ilustrator/Illustrated by: Courtesy of The Bridgeman Art Library
Penerbit/Publisher: Brockhampton
Cetakan/Edition: Hardback, 1998
Kategori/Category: General
ISBN: 1-86019-372-2

Siapa yang tidak kenal Rama & Sinta? Rasanya, kedua tokoh tersebut sama berpengaruhnya dengan Romeo & Juliet sebagai perlambang cinta sejati dan kesetiaan. Legenda Ramayana, Mahabharata, Pandawa Lima dan lain sebagainya tentu tidak terlalu asing bagi anak-anak Indonesia, minimal pernah mendengar nama-nama tersebut dalam pelajaran sejarah bukan? Karena dahulu kala negeri kita ini adalah bagian dari wilayah kerajaan-kerajaan Hindu yang mashyur, jangan heran kalau cerita-cerita legenda Hindu dan Buddha bukan milik kita seorang.

India menempatkan mitos dan legenda Hindu sebagai bagian dari sejarah, kultur, panduan hidup dan keyakinan mereka. Dewa-dewi yang mucul dalam legenda adalah tuhan yang disembah dan diagungkan. Rama, misalnya, merupakan inkarnasi ketujuh dari Dewa Wisnu. Rama adalah manusia pahlawan paling diagungkan dalam mitos Hindu karena pribadinya yang tanpa cela. Beberapa cerita Ramayana yang paling berkesan ada dalam buku ini, dan sejauh yang aku baca, merupakan legenda-legenda yang paling bagus diceritakan karena meskipun singkat, ceritanya mengalir dari kelahiran Rama hingga generasi penerusnya, sehingga pembaca dapat mengenal dan merasakan kepribadian serta kharisma Rama dengan baik.

Menurut W. O’Flaherty yang dikutip Mr Sullivan dalam bab pendahuluan buku ini, dewa-dewi dalam Hindu bukannya tuhan yang selalu tanpa cela. Mereka tak ubahnya manusia dengan kelebihan dan kekurangan, hanya saja mereka memiliki kekuatan yang lebih hebat. Makanya, jangan heran kalau dalam beberapa cerita, karakter yang juga dewa kelakuannya agak mengesalkan. Misalnya saja karakter Krishna yang temperamental dan playboy.

Selain Ramayana dan Khrisna, ada pula legenda tentang Buddha dan awal penyebarannya yang berkaitan erat dengan Hindu; sedikit tentang Mahabharata yang menurutku tidak berkesan karena diambil sangat pendek, padahal seharusnya penggalan-penggalan di epik Mahabharata bisa menjadi andalan; legenda Shiva dengan tarian mautnya; dan 4 mitos lain termasuk mengenai penciptaan Sungai Gangga.

Buku ini berpenampilan mewah dengan hardcover dan glossy dust jacket. Tata letaknya menawan, enak dibaca, dan disertai gambar lukisan-lukisan cantik pinjaman dari The Bridgeman Art Library yang membantu mempertegas cerita. Di bagian belakang, ada pula Glossary nama-nama yang bisa dipakai untuk membantu mengingatkan siapa dan apa, karena banyak sekali karakter dalam legenda dan mitos Hindu. Sayang, aku malah tidak menemukan nama (Ansuman) yang baru saja diceriterakan dalam mitos terakhir. Buku ini bolehlah dibacakan sebagai pengantar tidur. Kalau untuk lebih dari itu, rasanya masih banyak buku-buku lain yang lebih layak dan lebih “kaya” dalam isi meskipun tidak berpenampilan semewah ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s