Castle in the Air [Diana Wynne Jones]


 

Penulis/Author: Diana Wynne Jones (1990)

Penerbit/Publisher: HarperCollins

Cetakan/Edition: 6th, 2005

Kategori/Category: Fiction

ISBN: 0-00-675530-5

Pernah menonton anime “Howl’s Moving Castle” atau membaca bukunya? Ternyata cerita tersebut ada lanjutannya! Dalam lanjutannya, pembaca diajak berkenalan dengan Abdullah, pedagang permadani di bazar Zanzib yang hobi berkhayal kalau ia adalah keturunan sultan. Pada kenyataannya, Abdullah adalah anak seorang penjual permadani sukses. Bagi keluarganya, Abdullah tidak lebih dari anak yang mengecewakan dan seorang pemimpi. Meskipun terkesan pemalas, Abdullah sebenarnya adalah orang yang baik hati dan juga pedagang ulung. Ia pandai bernegosiasi, matanya jeli dalam menilai kualitas permadani, ia tidak serakah dan juga tidak bisa marah.

Petualangan Abdullah menjelajahi dunia khayalan seketika menjadi kenyataan setelah ia membeli sebuah permadani usang dari seorang asing. Ketika Abdullah tidur, permadani tersebut membawa Abdullah bertemu dengan seorang putri cantik seperti yang ia impi-impikan, namanya Flower-In-The-Night. Pada pertemuan ketiga, mereka sepakat untuk kawin lari karena sang putri menolak untuk dijodohkan dengan pangeran pilihan ayahnya. Belum sempat Abdullah membawa calon istrinya, tiba-tiba Flower-In-The-Night diculik oleh jin buruk rupa. Bahkan kekuatan permadani terbang pun takluk dibawah pengaruh jin tersebut.

Setelah Abdullah berhasil melarikan diri dari kejaran prajurit Sultan Zanzib atas tuduhan penculikan Putri Flower, ia memutuskan untuk mencari Flower-In-The-Night dengan menjelajahi padang gurun dengan bantuan permadani ajaibnya. Perjalanannya tidaklah mulus, apalagi dengan permadani yang gede ambek. Abdullah juga ‘dipertemukan’ dengan jin botol yang pemarah dan seorang tentara Zangria bertampang sangat tidak jujur ketika tidur, yang kemudian menjadi teman seperjalanannya.

Castle in the Air adalah modifikasi kastil bergerak milik penyihir Howl yang diambil paksa oleh kakak-beradik jin Hasruel-Dalzel untuk menyembunyikan putri-putri seluruh negeri yang mereka culik untuk dinikahi Dalzel. Lalu kemanakah penyihir Howl? Seperti “Howl’s Moving Castle”, cerita kali ini juga memiliki banyak revelations yang tidak diduga-duga. Ada yang menyenangkan, ada juga yang menyebalkan dan cheesy seperti perubahan Turniphead di buku sebelumnya. Oh iya, di buku ini Howl dan Sophie sudah menikah dan mereka memiliki bayi laki-laki bernama Morgan. Sempat pula Howl complain ketika melihat Morgan karena ia tidak seganteng bapaknya, hahahaha… Masih tetap narsis! Sedikit-sedikit, Sophie juga sudah mulai bisa menggunakan ilmu sihirnya.

Dalam bab-bab awal, buku ini bernuansa dunia seribu satu malam dengan padang gurunnya, bazar yang ramai, prajurit sultan juga dari nama-nama tokoh yang dipakai seperti Abdullah, Jamal, Assif, Kabul Aqba dll. Ceritanya semakin seru dan ramai ketika sudah sampai di Ingary, kota kediaman Howl & Sophie, dan menjadi lebih ramai lagi ketika sudah sampai di dalam Castle in the Air yang penuh dengan putri-putri seluruh negeri dengan sejuta sifat antik mereka. Serasa dalam karantina Miss Universe deh! Buku ini sayang untuk dilewatkan. Yang pasti, bila kamu penikmat cerita dongeng atau cerita petualangan kanak-kanak seperti aku, bertambah lagi satu pengarang yang patut dicari buku-bukunya: Diana Wynne Jones.

15 thoughts on “Castle in the Air [Diana Wynne Jones]

  1. seru, seru….aku suka cerita” petualangan semacam ini =) sekarang lagi baca Maya -nya Jostein Gaarder…mmm..agak pusing awalnya, tapi makin ke belakang makin seru =) Have a nice weekend Rey!

  2. >astrid
    aku juga jadi penasaran nih pengen baca karya DWJ yang lain, asik gini cara nulisnya. happy monday astrid :)

    >kobo
    sama lah, sama frekuensi gonta-ganti sepatu hahaha…

  3. He he he…, masa blog skin disamain dengan sepatu, hi hi hi

    Rey, reading listnya udah di up-date blm tuh? kayaknya buku yang ini ndak ada tuh di reading list ^.^

    Jangan-jangan….. “janji suci” yang dibawah itu dilanggar juga, hua ha ha (beli buku baru juga, he he he…)

    (Tapi sama kog Rey, aku juga, kalau udah ada buku fantasi baru, biar lagi baca buku apa aja, suka ditinggalin, dan baca yang fantasi-petualangan duluan, he he he)

  4. mulai bacanya dah dari akhir Juni, jadi pas update reading list awal Juli sengaja ga dimasukkin lagi. yakin bgt bakal kelar soalnya ga terlalu tebel. eh ga taunya molor… sok sibuk bgt deh! beli buku ini sih udah dari bulan apa ya??? umm, barengan sama “Nickolai of the North” dan “The Scarecrow & His Servant” deh pokoknya ;)

    janji suci itu kan ada kondisi dll-nya. kebetulan pas di airport LA mo ngabisin cash ga tau mo beli apa, jadi aja bikin pengecualian buat beli buku. termasuk dalam pasal yang “murah dan irresistible” sih, jadi diperbolehkan malah dianjurkan buat kesehatan jiwa :) hahahahaha…

  5. rey, aku liat reading list-mu, dan aku suka kalimat di bawahnya tentang perintah disiplin pada diri sendiri :D unless-nya banyak. aku pernah mencoba mendisiplinkan diri begitu. gak berhasil, apalagi waktu tinggal di kota buku murah di jogja. tiap seminggu sekali beli buku setumpuk. alhasil, pas pulang kampung, baju cukup dalam 1 tas, sedang buku menghabiskan banyak banget duit ngirim pake paket (gak sanggup menyeretnya via pesawat).

    oya, mau nanya nih, aku kan baru di dunia per-blog-an: itu gimana caranya bikin recent comments di sidebar itu? aku udah search, dapetnya yang bikin recent comments yang menampilkan comments pada halaman yang dikasi comments aja, gak muncul di halaman lain.

  6. halo mina, iya aku juga suka dgn unless itu, memberikan celah untuk tidak merasa bersalah hihihi :p aku juga bingung euy, mo mudik gimana caranya bawa buku satu lemari. ga tega kalo ditinggal. dah 1.5 tahun blm mudik makanya jd numpuk begini. belum sepatu-sepatu huahahaha…

    kalo untuk recent comments on the side bar, hmm… that’s the tricky part karna asli aku juga ga tau. maaaap! di wordpress semua disediain, kita tinggal pake. ga enaknya ga bisa pake custom template. klo blogspot/blogdrive bisa pake template luar dan utak-atik html, tp ya itu harus outsource dari mana-mana.

    kamu pake tool apa buat recent comments ini? ntar aku cobain dulu deh, sapa tau bisa diakalin ;) kutunggu ya!

  7. yeah that sucks, masa cuman nama sama tanggal doang. ga asik deh. tp kalo diliat-liat lagi meskipun dia cuman tanggal tapi kalo kursornya ditaro diatas link itu browser kita bakal ngasitau itu linked ke post yang mana. ini contohnya: http://rumahindra.blogspot.com/

    btw i googled around and found these. they may help, though i haven’t tried them at all:
    http://blog.forret.com/2006/01/recent-posts-comments-in-blogger/
    http://labnol.blogspot.com/2005/10/movable-type-recent-comments-in.html (this is a little complicated but maybe worth it :D)
    http://hacks.oreilly.com/pub/h/1082
    http://www.cocomment.com/tools/alert (this one requires others to join in as well to make it work :p)

    hope that helps for some alternatives. all the best hon!

  8. yang forret: aku kurang suka, karena snips dari comments nya muncul (menuh2in aja)

    yang oreilly: itu hampir sama dengan yang di help nya blogger

    yang cocomment: belum coba

    aku lagi nyoba yang di labnol, kita lihat saja, sukses atau tidak

  9. Ooo.. “Castle in The Air” ternyata kelanjutannya “Howl’s Moving Castle” tohh.. sangkain versi buku dr “Castle in The Air”, hehehe..

    Salam kenal yaa :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s