Journey to the River Sea [Eva Ibbotson]


Penulis/Author: Eva Ibbotson (2001)
Penerbit/Publisher: Macmillan
Cetakan/Edition: 15, Paperback
Kategori/Category: Juvenile Fiction
ISBN: 0-330-39715-X

Setelah kepergian kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan di Mesir, Maia menghabiskan seluruh waktunya bahkan ketika liburan di Mayfair Academy sekolah khusus untuk young ladies. Maia girang bukan kepalang ketika Mr. Murray, pengacara yang menangani wasiat orang tuanya, menemukan jejak keluarga jauh Maia yang kini bermukim di pedalaman Amazon, Brazil, karena memiliki bisnis tambang karet. Dengan semangat Maia mencari-cari informasi tentang kehidupan di Amazon baik tentang penduduknya, petualangan yang menunggunya, flora dan fauna tropis yang cantik dan eksotis dan tentu masih banyak hal menarik lain yang akan ia temukan. Perjalanan Maia ke Brazil ditemani oleh Miss Minton yang juga akan menjadi pengasuh baru anak kembar keluarga Carters.

Sayang sekali Keluarga Carters bukan keluarga yang ramah. Mereka bersedia menerima Maia karena tergiur dengan kiriman uang saku dari Mr Murray. Keluarga Carters hidup terperangkap di dalam rumah mereka sendiri karena takut pada orang Indian pedalaman, takut dengan binatang buas, takut dengan serangga bahkan dengan makanan dan tanaman native Amazon. Rumah mereka setiap hari dicuci dengan Lysol dan disemprot obat anti serangga karena Mrs. Carter histeris terhadap semua jenis serangga Amazon. Si kembar Carters pun selain bodoh juga congkak. Mereka tidak mempunyai teman karena pendengki. Maia benar-benar terpenjara.

Meskipun di depan keluarga Carters ia bersikap dingin, sebaliknya Miss Minton sungguh menyayangi Maia. Miss Minton mencari-cari akal supaya Maia diperbolehkan belajar secara terpisah, karena pendidikannya sudah jauh diatas si kembar Carters. Miss Minton juga mengarang-ngarang cerita kalau Maia harus sering keluar rumah karena ia terjangkit penyakit akibat terlalu sering menghirup bau Lysol di dalam rumah. Dengan begitu, Maia bisa menghabiskan waktunya bertualang di alam, berkenalan dengan penduduk sekitar dan bertemu dengan kedua temannya, Clovis dan Finn.

Maia berkenalan dengan Clovis ketika sedang pelayaran menuju Brazil. Clovis bekerja sebagai aktor pada sebuah perusahaan teater kecil dan miskin yang akan mengadakan pertunjukan di Brazil. Karena sedang beranjak dewasa, suara Clovis berubah-ubah membuat kacau pertunjukan sehingga ia pun dipecat dan terlunta-lunta. Finn adalah anak dari Bernard Taverner, peneliti alam terkenal asal Inggris yang menikah dengan wanita dari suku Xania, Indian pedalaman. Finn lebih memilih untuk berdiam di Amazon ketimbang tergiur dengan warisan keluarga ayahnya yang masih keturunan bangsawan itu.

Meskipun keadaan Maia menyedihkan hampir mirip dengan Upik Abu dalam cerita Cinderella, tapi karena ia pemberani, baik hati dan melihat segala sesuatu dengan positif, pembaca jadi terbawa excited dengan kehidupannya di Amazon. Membaca buku ini seperti bermain dengan puzzle anak-anak. Pembaca cilik (untuk umur 8-12 tahun) akan tergelitik dan tertantang untuk mencoba menyambung karakter-karakter yang ada. Terkadang sedih, terkadang sebal, terkadang juga lucu membikin terbahak-bahak. Bahkan ada yang sudah mulai menjurus ke romantisme hihihi… Pantas deh kalau buku ini dinominasikan untuk beberapa penghargaan bahkan memenangi Smarties Book Prize Gold Award di tahun 2001.

3 thoughts on “Journey to the River Sea [Eva Ibbotson]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s