Bullseye Chillers: The Vampire, Edgar Allan Poe’s Tales of Terror, Dr. Jekyll and Mr. Hyde

20 07 2009

Seri Bullseye Chillers adalah serial horor klasik karya pengarang-pengarang ternama yang telah diadaptasi untuk para pembaca anak-anak dan remaja. Dari koleksi inilah aku mengenal cerita-cerita terkenal seperti Frankenstein, Dr Jekyll & Mr Hide, Werewolf dan lain-lain. Siapa bilang cerita horor selalu menyeramkan? Dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi  hitam-putih yang sangat bagus, serial ini membuat cerita horor klasik menjadi kisah yang dapat dinikmati tanpa takut dan bosan. Tapi siap-siap untuk merinding ya, silakan baca kalau berani hehehe… *ketawa seram*

_____

Sang Vampir / The Vampire (The Vampyre)
John Polidori, Adaptasi oleh Les Martin
Gramedia, 1997
GM 315 97.576

Tampan dan menghipnotis. Itulah kesan pertama Aubrey terhadap Lord Ruthven. Meskipun seluruh kota London berbisik-bisik, Aubrey mau saja diajak pergi kemanapun Ruthven bertualang. Ruthven mengajarkan Aubrey bagaimana menjadi seorang gentleman sejati, mengunjungi penjahit-penjahit terbaik dan menghadiri pesta-pesta pilihan. Tanpa disadari, Aubrey telah terseret ke dalam persahabatan yang membuatnya menjadi umpan bagi setiap mangsa Ruthven.

Ketika Aubrey melarikan diri, Ruthven mengejarnya, membunuh calon istrinya bahkan membuatnya berjanji atas darahnya sendiri untuk tutup mulut tentang pertemuan terakhir mereka di Yunani, dimana Ruthven mati di sisi jurang. Siapa sangka, Ruthven kembali lagi dengan memakai gelar baru Lord of Marsden, dan kali ini ia mengincar Annabelle, adik kandung Aubrey yang lembut dan rupawan. Baca e-book versi aslinya dalam bahasa Inggris dari sini.

_____

Tales of Terror / Kisah-kisah Teror
Edgar Allan Poe, Adaptasi oleh Les Martin
Gramedia, 1997
GM 315 97.577

Buku ini sebaiknya dibaca sebelum gelap, karena terornya bisa membuat ketakutan! Terdiri dari 3 kisah superseram, buku ini memang jauh lebih seram dibanding yang lainnya. Ketiga kisah ini merupakan bagian dari The Works of Edgar Allan Poe Volume 2 of 5 yang bisa dibaca secara online disini.

Topeng Maut Merah” berkisah tentang si Maut Merah yang datang tanpa diundang ke pesta Pangeran Prospero. Pangeran sengaja membawa pengikut pilihannya untuk mengunci diri di dalam benteng bersegel. Namun apa daya, malaikat maut bertopeng penuh darah tidak berhenti hanya karena terhalang tembok benteng. E-book dalam bahasa Inggris bisa dibaca di sini.

Gentong Anggur Amontillado” menceritakan tentang usaha balas dendam Montresor kepada Fortunato yang lancang berani menghina keluarga Montresor. Montresor memperdaya Fotunato untuk masuk ke ruang penyimpanan anggur di bawah tanah yang juga merupakan kuburan keluarga. Dengan anggur, Montresor akan membuat Fortunato jera selamanya. Read the rest of this entry »





Bullseye Chillers: The Mummy Awakes, Return of the Werewolf, Frankenstein

19 07 2009

Seri Bullseye Chillers adalah serial horor klasik karya pengarang-pengarang ternama yang telah diadaptasi untuk para pembaca anak-anak dan remaja. Dari koleksi inilah aku mengenal cerita-cerita terkenal seperti Frankenstein, Dr Jekyll & Mr Hide, Werewolf dan lain-lain. Siapa bilang cerita horor selalu menyeramkan? Dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi  hitam-putih yang sangat bagus, serial ini membuat cerita horor klasik menjadi kisah yang dapat dinikmati tanpa takut dan bosan. Tapi siap-siap untuk merinding ya, silakan baca kalau berani hehehe… *ketawa seram*

_____

Bangkitnya Sang Mumi / The Mummy Awakes
Megan Stine & H. William Stine
Gramedia
Softcover, 1993
GM 315 96.137

Cameron sedang berkunjung ke kantor ibunya di museum kota ketika tiba-tiba tangan mumi anak laki-laki bernama Neshi itu mencengkeram tangannya dengan kuat! Cameron terbengong-bengong karena kaget luar biasa, ia pikir tangannya akan remuk oleh cengkeraman tersebut. Sejak itu Cameron mulai bermimpi buruk, mimpi tentang kematiannya sendiri. Ia menjadi terobsesi berkunjung ke museum setiap hari untuk menatap kotak kaca tempat Neshi dibaringkan. Mereka terpaut jarak 3000 tahun, tetapi Neshi begitu jahat dan sangat menginginkan kematian Cameron. Bahkan Neshi mendorong Ben, sahabat Cameron, hingga ia terperosok ke jurang.

_____

Misteri Serigala Jadi-jadian / Return of the Werewolf
Les Martin
Gramedia
Softcover, 1993
GM 315 96.000

Jonathan Holmes, seorang profesor sejarah di Universitas Oxford Inggris yang juga sepupu Sherlock Holmes, diminta membantu Countess Marie de la Coste memecahkan kasus serigala jadi-jadian yang terjadi di desa Ardeche, Perancis. Countess merasa tidak mampu untuk melindungi warganya dari kutukan de la Coste, dan ia membutuhkan orang yang benar-benar mengerti werewolf. Serangan werewolf telah meminta banyak korban, terutama warga desa. Hanya masalah waktu sebelum werewolf juga menyerang keluarga bangsawan. Tragis, ketika cinta mulai bersemi diantara Jonathan dan Marie, dan hubungan mereka dianggap bisa mematahkan kutukan itu, mereka justru menjadi korban berikutnya kebuasan serigala jadi-jadian.

Read the rest of this entry »





Haroun and The Sea of Stories [Salman Rushdie]

12 04 2009

Salman Rushdie (1990)
Puffin
Softcover, 1993
Children Fiction
0-14-036650-4
TGA Sency – IDR 114,000

The worse thing happened to the greatest of all storytellers: Haroun’s father, Rashid Khalifa, has lost his ability to tell stories. This is khattam-shud! That’s the only thing Rashid was good at. All the mess started with the elopement of Soraya, Haroun’s mother, with Mr Sengupta, their neighbour. The Khalifas’ house used to be a good and cheerful home, even though they lived in a a sad city, so sad that it has forgotten its name. The sadness has now crept into their windows.

It stood by a mournful sea full of glumfish, which were so miserable to eat that they made people belch with melancholy even though the skies were blue. (Page 15, Para 1)

Haroun blamed himself for his father’s trouble. When his father was heartbroken, Haroun said something which made him shattered in despair. Haroun himself is also at trouble. His mother left at exactly 11 o’clock and now everything Haroun does cannot go beyond 11 minutes. At exactly 11 minutes, he would lost his concentration. Haroun is determined to fix things up and bring back his father’s storytelling gift. For this, he has to find the source of all  stories: The great Story Sea which produces the warm Story Waters.

The great Story Sea is located faraway from Earth. To go there, Haroun must travel on the back of Hoopoe bird accompanied by a water genie called Iff, on a fast speed journey, to visit the Gup City on Kahani moon. With the travel begins Haroun’s exciting and thrilling adventure to help his father and to understand the world of storytelling.

‘It’s amazing what you can get accustomed to, and at what speed,’ Haroun reflected. ‘This new world, these new friends: I’ve just arrived, and already none of it seems very strange at all.’ (Page 87, Para 3)

Written as a children fiction and dedicated to his son, Zafar, this novel strongly feels as an allegory to Mr Rushdie’s feeling as if he’s trying to explain something to his son; about his work, his passion for writings, about what happened to him and why he needed to disappear. At the same time, he’s persuading everyone who reads the book to love stories, to appreciate literature. If I am not mistaken, this is the first book he wrote after “Satanic Verses”, a controversial book which drew death threats and fatwa to him.

From the very beginning, from the title itself, the novel has a 1001 night feel on it. It makes me feel like reading Narnia-kind of adventure on Alladin-kind of settings. It’s a brillian book with many playful but complimenting references to other works such as song lyrics, films, folktake even languages. Read here to learn more.