Seri Bullseye Chillers adalah serial horor klasik karya pengarang-pengarang ternama yang telah diadaptasi untuk para pembaca anak-anak dan remaja. Dari koleksi inilah aku mengenal cerita-cerita terkenal seperti Frankenstein, Dr Jekyll & Mr Hide, Werewolf dan lain-lain. Siapa bilang cerita horor selalu menyeramkan? Dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi hitam-putih yang sangat bagus, serial ini membuat cerita horor klasik menjadi kisah yang dapat dinikmati tanpa takut dan bosan. Tapi siap-siap untuk merinding ya, silakan baca kalau berani hehehe… *ketawa seram*
_____
Sang Vampir / The Vampire (The Vampyre)
John Polidori, Adaptasi oleh Les Martin
Gramedia, 1997
GM 315 97.576
Tampan dan menghipnotis. Itulah kesan pertama Aubrey terhadap Lord Ruthven. Meskipun seluruh kota London berbisik-bisik, Aubrey mau saja diajak pergi kemanapun Ruthven bertualang. Ruthven mengajarkan Aubrey bagaimana menjadi seorang gentleman sejati, mengunjungi penjahit-penjahit terbaik dan menghadiri pesta-pesta pilihan. Tanpa disadari, Aubrey telah terseret ke dalam persahabatan yang membuatnya menjadi umpan bagi setiap mangsa Ruthven.
Ketika Aubrey melarikan diri, Ruthven mengejarnya, membunuh calon istrinya bahkan membuatnya berjanji atas darahnya sendiri untuk tutup mulut tentang pertemuan terakhir mereka di Yunani, dimana Ruthven mati di sisi jurang. Siapa sangka, Ruthven kembali lagi dengan memakai gelar baru Lord of Marsden, dan kali ini ia mengincar Annabelle, adik kandung Aubrey yang lembut dan rupawan. Baca e-book versi aslinya dalam bahasa Inggris dari sini.
_____
Tales of Terror / Kisah-kisah Teror
Edgar Allan Poe, Adaptasi oleh Les Martin
Gramedia, 1997
GM 315 97.577
Buku ini sebaiknya dibaca sebelum gelap, karena terornya bisa membuat ketakutan! Terdiri dari 3 kisah superseram, buku ini memang jauh lebih seram dibanding yang lainnya. Ketiga kisah ini merupakan bagian dari The Works of Edgar Allan Poe Volume 2 of 5 yang bisa dibaca secara online disini.
“Topeng Maut Merah” berkisah tentang si Maut Merah yang datang tanpa diundang ke pesta Pangeran Prospero. Pangeran sengaja membawa pengikut pilihannya untuk mengunci diri di dalam benteng bersegel. Namun apa daya, malaikat maut bertopeng penuh darah tidak berhenti hanya karena terhalang tembok benteng. E-book dalam bahasa Inggris bisa dibaca di sini.
“Gentong Anggur Amontillado” menceritakan tentang usaha balas dendam Montresor kepada Fortunato yang lancang berani menghina keluarga Montresor. Montresor memperdaya Fotunato untuk masuk ke ruang penyimpanan anggur di bawah tanah yang juga merupakan kuburan keluarga. Dengan anggur, Montresor akan membuat Fortunato jera selamanya. Read the rest of this entry »
Bangkitnya Sang Mumi / The Mummy Awakes



Recent Comments