
Alexander Romanoff (1924)
Dastan, Oktober 2005
Fiksi Klasik
979-3972-03-3
Dastanbooks – IDR27,600
Siapa tak kenal Aladdin? Dari versi Disney kita dikenalkan pada Aladdin yang beruntung bisa berjodoh dengan Putri Jasmine. Kisah cinta Pangeran Pencuri karya Romanoff ini hampir mirip dengan kisah tersebut, tentang seorang pencuri biasa yang hidupnya berubah total karena jatuh cinta bukan kepalang kepada Zubaidah, putri Sang Khalifah. Ini hanya garis besarnya, tentu saja.
Adalah Ahmad pencuri asal Baghdad. Ia bisa ditemukan sedang bermalas-malasan di Alun-alun Yahudi Bermata Satu, di jantung kota Baghdad. Penampilannya yang tidak menyolok menyembunyikan kegiatan sampingannya, yaitu mencopet dan mencuri dari orang-orang yang lengah. Ketika suatu hari ia berniat mencuri dari Istana Khalifah, mata dan hatinya malah tercuri oleh keelokan rupa Zubaidah, si putri surga. Demi cintanya pada sang putri, Ahmad rela melewati bulan-bulan penuh ujian untuk membuktikan kesungguhan hatinya. Ia bersaing dengan 3 Penguasa Asia: Pangeran Mongol yang bengis, Pangeran Persia yang rakus dan konon masih keturunan nabi, serta Pangeran Hindustan yang congkak dan bersepupu dengan para dewa. Pesaing terberatnya, siapa lagi kalau bukan dirinya sendiri dan semua kelakuan buruknya!
Cara penulisan yang berlebih-lebihan, terkadang menyimpang dari kejadian yang sedang diceritakan, komikal bahkan konyol di beberapa bagian, justru membuat novel ini asyik. Tidak sulit untuk menyelam ke dalam nuansa 1001 malam yang ditawarkan, meskipun ditambahi bumbu religious (yang untungnya tidak berlebihan). Yang paling menarik tentu saja pesan-pesan tersirat dalam kisah ini. Beberapa diantaranya: bahwa kebahagian harus diperjuangkan, keyakinan bisa mengubah banyak hal, dan iman akan memberi kekuatan.