
Edith Nesbit (1906)
Vintage, 2012
Young Readers Fiction
978-0-099-57299-2
Kinokuniya PIM – Rp104,000
Dikisahkan tentang 3 bersaudara Bobbie, Peter and Phillys yang tinggal di sebuah rumah bagus di London bersama ibu yang selalu siap menemani mereka, dan ayah yang tidak pernah marah. Bisa dibilang mereka adalah anak-anak yang beruntung dan berbahagia. Namun kehidupan mereka mendadak jungkir balik ketika suatu malam Ayah dijemput beberapa orang dan harus segera pergi secara misterius. Baru beberapa waktu kemudian mereka tahu Ayah ternyata di penjara. Bersama Ibu, mereka terpaksa pindah ke daerah pedesaan untuk hidup lebih sederhana dan tidak lagi bersekolah. Ibu mendapat uang untuk membiayai mereka dari hasil menulis cerita dan puisi.
The Railway Children diterbitkan di awal abad ke-20. Latar belakang kisahnya banyak terinsiprasi dari pengalaman si penulis sendiri yang pernah tinggal di dekat rel kereta api dan sering bermain di sana. Ayahnya meninggal dunia ketika ia masih kecil sehingga ia hanya tinggal bersama ibu dan saudara-saudarinya. Tokoh “ayah” yang pergi mendadak karena dituduh menjual rahasia negara terinspirasi dari kisah nyata Alfred Dreyfus yang bernasib sama beberapa tahun sebelum kisah ini ditulis.
Kehidupan sederhana di pedesaan, anak-anak yang tetap baik dan sopan meskipun tidak lagi bersekolah, anak-anak yang peduli pada orang lain dan berjiwa penolong, tatanan sosial dimana semua orang tahu kedudukan dan statusnya di masyarakat meskipun tidak ada panduannya, sikap yang menjunjung tinggi moral yang baik (walaupun miskin, tidak boleh mencuri, apapun alasannya); adalah kondisi dan suasana ideal yang kita harapkan dari sekeliling kita yang konon merupakan potret kehidupan di masa Edwardian saat buku ini ditulis.
Ada banyak hal baik dan menyenangkan dalam kisah The Railway Children. Mungkin tidak semuanya realistis sebagaimana kondisi sosial saat ini, namun kisahnya bisa menumbuhkan semangat dan sebagai pengingat bahwa kehidupan yang ideal itu pernah ada, and hey, it feels good to live in that world. Buku semacam ini harus selalu ada di dalam koleksi buku anak-anak :)
PS: Saya suka semua desain sampul seri Vintage Children Classics. Buku yang biasanya saya lihat dalam lukisan sampul yang gloomy, terkesan serius, dengan pilihan tipe huruf yang juga kaku (misalnya terbitan Puffin Classics), kali ini tampil dengan ilustrasi yang ceria memakai warna-warni menarik hati, dan sketsa yang bergaris tegas namun “kid friendly”. Seri ini memang ditujukan untuk usia 8-12 tahun. Judul lainnya ini bisa dilihat di www.worldofstories.co.uk.

